Bulu Tangkis: 17 Negara Ikut Kejuaraan U-17

SEMARANG–Sebanyak 15 hingga 17 negara bakal mengirimkan atletnya pada kejuaraan bulu tangkis Asia U-17 dan U-15 di GOR Jati Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, 8-13 Oktober 2013.

Ketua PB Djarum Kudus Yopy Rosimin ketika dihubungi dari Semarang, Rabu, mengakui bahwa hingga saat ini belum ada negara yang memastikan tampil karena memang waktunya masih cukup lama, akan tetapi biasanya sekitar 15 hingga 17 negara yang mengikut kejuaraan tersebut.

“Kami belum bisa memastikan siapa yang akan ikut tetapi biasanya sebuah kejuaraan bulu tangkis akan diikuti 15 hingga 17 negara di Asia,” katanya.

Pada kejuaraan di Kudus mendatang, kata dia, hanya menggunakan enam lapangan meskipun di GOR itu ada 12 lapangan.

“Sebenarnya kita berharap semua lapangan bisa digunakan tetapi berdasarkan aturan memang hanya enam yang digunakan,” katanya.

Pada kejuaraan yang baru pertama kali dimainkan di Kudus tersebut, kata dia, akan memainkan nomor perorangan, yaitu lima nomor untuk U-17 dan lima nomor untuk U-15 sehingga jumlah totalnya akan memperebutkan 10 gelar untuk kedua kelompok umur tersebut.

Kelima nomor yang dipertandingkan hanya tunggal putra-putri, ganda putra-putri, dan ganda campuran.

“Masing-masing kelompok umur memainkan lima nomor dan Kejuaraan Asia itu hanya memainkan nomor perorangan dan bukan beregu,” katanya menegaskan.

Menyinggung soal penunjukkan Kudus sebagai tuan rumah kejuaraan bulu tangkis Asia tersebut, dia mengatakan, organisasi bulu tangkis Asia tersebut semula menunjuk Jakarta sebagai tuan rumah kejuaraan tersebut.

Akan tetapi, katanya, karena di ibu kota biayanya mahal maka mereka tidak bersedia dan akhirnya Kudus mengajukan menjadi tuan rumah.

Menurut dia, harga-harga kebutuhan di Kudus relatif murah termasuk untuk hotel. Selain itu, memiliki GOR Jati yang memadai.

“Kalau hanya untuk menampung penonton Kudus masih muat,” katanya.

Hanya saja, kata dia, ketika disampaikan bahwa Kudus tidak memiliki lapangan terbang dan ada lapangan terbang di Semarang yang jaraknya sekitar 50 kilometer dari Kudus, ternyata mereka juga tidak masalah.

“Tidak masalah kalau hanya 50 kilometer saja,” katanya.(Antara/k29)

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>